Skip to content
Mizuvox Panduan wisata, kuliner & gaya hidup Jakarta
Kuliner

Bir Pletok: Minuman Rempah Hangat Khas Betawi Tanpa Alkohol

August 22, 2026by 2 min read

Namanya bikin salah paham: “bir” pletok. Tapi jangan tertipu — minuman khas Betawi ini sama sekali tanpa alkohol. Justru sebaliknya, ia minuman rempah hangat yang menyehatkan, dengan cerita asal-usul yang menarik.

Kenapa disebut “bir”

Cerita populernya begini: pada masa kolonial, masyarakat Betawi melihat orang Belanda menikmati bir, lalu menciptakan minuman sendiri yang warnanya kemerahan dan disajikan dengan cara serupa — tanpa alkohol yang mereka hindari. Kata “pletok” diduga dari bunyi es dan botol saat minuman ini dulu dikocok.

Rempah yang menghangatkan

Bir pletok berbahan jahe, serai, kayu manis, cengkih, dan kayu secang yang memberi warna merah alami. Hasilnya minuman pedas-manis beraroma rempah kuat. Kandungan jahenya membuat banyak orang meminumnya untuk menghangatkan badan, terutama saat musim hujan.

Warisan yang dikemas ulang

Bir pletok kerap hadir di acara adat dan festival Betawi, dan bisa ditemukan di Setu Babakan. Kini banyak yang dikemas botol sebagai oleh-oleh — alternatif sehat tanpa kafein maupun alkohol.

Tips

  • Nikmati hangat untuk merasakan manfaat rempah secara maksimal.
  • Bisa juga disajikan dingin dengan es saat panas.
  • Cocok sebagai alternatif minuman sehat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah bir pletok mengandung alkohol?

Tidak. Meski bernama bir, minuman ini sepenuhnya tanpa alkohol dan berbahan rempah.

Bir pletok terbuat dari apa?

Jahe, serai, kayu manis, cengkih, dan kayu secang yang memberi warna merah alami.

Apa manfaatnya?

Kaya jahe dan rempah, banyak diminum untuk menghangatkan badan dan menyegarkan tubuh.

Di mana membelinya?

Di kawasan budaya seperti Setu Babakan, festival Betawi, dan kini dalam kemasan botol.

Tim Redaksi Mizuvox

Tim Redaksi Mizuvox adalah sekelompok penulis dan penjelajah kota yang tinggal serta beraktivitas di Jakarta. Kami menulis panduan wisata, kuliner, transportasi, dan gaya hidup berdasarkan pengalaman langsung menyusuri sudut-sudut ibu kota — dari warung kaki lima dan pasar tradisional hingga MRT, KRL, dan TransJakarta yang kami gunakan sehari-hari. Setiap artikel kami tulis untuk membantu pembaca menikmati Jakarta secara praktis, dengan informasi yang kami periksa dan perbarui secara berkala. Punya masukan atau koreksi? Hubungi kami di kontak@mizuvox.com.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *