Skip to content
Mizuvox Panduan wisata, kuliner & gaya hidup Jakarta
Wisata

Museum Sumpah Pemuda: Rumah Tempat Indonesia Berikrar

August 25, 2026by 2 min read

Beberapa alamat mengubah sejarah sebuah bangsa. Salah satunya: Jalan Kramat Raya 106, Jakarta Pusat. Di rumah inilah, pada 28 Oktober 1928, para pemuda dari berbagai daerah mengucapkan ikrar Sumpah Pemuda — satu tanah air, satu bangsa, satu bahasa. Kini rumah itu menjadi Museum Sumpah Pemuda, museum kecil yang maknanya sebesar Indonesia.

Rumah kos para pemuda pergerakan

Menariknya, bangunan ini dulunya rumah kos (dikenal sebagai Indonesisch Clubgebouw) tempat para pelajar dan aktivis muda menginap dan berdiskusi. Dari ruang-ruang sederhana inilah Kongres Pemuda II digelar, dan ikrar bersejarah itu dibacakan. Museum mempertahankan suasana rumah aslinya, membuat pengunjung mudah membayangkan semangat masa itu.

Apa yang bisa dilihat

  • Ruang kongres — ruangan tempat ikrar diucapkan, ditata dengan patung-patung peserta kongres.
  • Biola W.R. Supratman — replika dan kisah biola yang memperdengarkan "Indonesia Raya" untuk pertama kalinya di kongres itu.
  • Koleksi pergerakan pemuda — foto, dokumen, dan diorama organisasi pemuda era 1920-an.
  • Naskah ikrar — teks Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak persatuan.

Kenapa layak dikunjungi

Museum ini mengingatkan bahwa persatuan Indonesia diperjuangkan oleh anak-anak muda berusia dua puluhan — pelajar, aktivis, dan musisi. Pesan itu terasa relevan bagi generasi sekarang. Tiketnya sangat murah dan lokasinya mudah dijangkau transportasi umum, menjadikannya wisata edukasi singkat yang padat makna, cocok digabung dengan museum lain di pusat kota.

Kunjungan yang efektif

Museumnya tidak besar; satu hingga dua jam cukup untuk menikmati seluruh ruang. Waktu paling ramai adalah sekitar Hari Sumpah Pemuda tiap 28 Oktober, saat berbagai acara digelar. Museum umumnya tutup hari Senin. Setelah dari sini, lanjutkan ke destinasi sejarah lain seperti Monas yang tak jauh.

Tips

  • Sisihkan 1-2 jam; museumnya ringkas tapi padat cerita.
  • Baca naskah ikrar perlahan di ruang kongres — itulah intinya.
  • Hindari Senin karena museum umumnya tutup.
  • Gabungkan dengan wisata sejarah pusat kota.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang terjadi di gedung museum ini?

Di rumah Jalan Kramat Raya 106 inilah ikrar Sumpah Pemuda diucapkan pada 28 Oktober 1928 dalam Kongres Pemuda II.

Apa koleksi yang menarik?

Ruang kongres, kisah biola W.R. Supratman yang memperdengarkan "Indonesia Raya" pertama kali, serta dokumen pergerakan pemuda.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan?

Sekitar satu hingga dua jam untuk kunjungan santai.

Kapan museum ini tutup?

Umumnya hari Senin, dan paling ramai menjelang 28 Oktober.

Tim Redaksi Mizuvox

Tim Redaksi Mizuvox adalah sekelompok penulis dan penjelajah kota yang tinggal serta beraktivitas di Jakarta. Kami menulis panduan wisata, kuliner, transportasi, dan gaya hidup berdasarkan pengalaman langsung menyusuri sudut-sudut ibu kota — dari warung kaki lima dan pasar tradisional hingga MRT, KRL, dan TransJakarta yang kami gunakan sehari-hari. Setiap artikel kami tulis untuk membantu pembaca menikmati Jakarta secara praktis, dengan informasi yang kami periksa dan perbarui secara berkala. Punya masukan atau koreksi? Hubungi kami di kontak@mizuvox.com.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *