Gereja Sion: Gereja Tertua Jakarta yang Masih Berdiri

Di tengah hiruk-pikuk Kota Tua berdiri sebuah bangunan yang telah menyaksikan lebih dari tiga abad sejarah Jakarta: Gereja Sion. Dibangun pada akhir abad ke-17, ini adalah gereja tertua di Jakarta yang masih berdiri dan digunakan — saksi bisu perjalanan kota.
Gereja tertua yang bertahan
Gereja Sion diresmikan pada 1695, dan luar biasanya, bangunan aslinya masih berdiri kokoh hingga kini. Di kota yang terus berganti wajah, keberadaannya yang bertahan lebih dari 300 tahun menjadikannya harta sejarah yang langka. Ia selamat dari berbagai zaman dan perubahan.
Jejak komunitas Mardijkers
Gereja ini dibangun untuk melayani komunitas Mardijkers — kaum keturunan Portugis yang dibebaskan pada masa kolonial. Sejarah ini menambah lapisan cerita tentang keberagaman masyarakat Batavia tempo dulu, yang sering luput dari catatan populer.
Menyusuri sejarah Kota Tua
Interiornya menyimpan mimbar tua dan ornamen antik yang terawat. Letaknya menjadikannya bagian alami dari penjelajahan Kota Tua bersama museum-museum bersejarah. Hormati bahwa gereja ini masih aktif digunakan untuk ibadah.
Tips
- Kenakan pakaian sopan saat berkunjung.
- Hormati kegiatan ibadah yang berlangsung.
- Gabungkan dengan wisata Kota Tua lainnya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan Gereja Sion dibangun?
Diresmikan pada 1695, menjadikannya gereja tertua di Jakarta yang masih berdiri.
Untuk siapa gereja ini dibangun?
Untuk melayani komunitas Mardijkers, keturunan Portugis yang dibebaskan pada masa kolonial.
Di mana lokasinya?
Di kawasan Kota Tua Jakarta, dekat destinasi bersejarah lainnya.
Apakah masih digunakan?
Ya, gereja ini masih aktif digunakan untuk ibadah.