Skip to content
Mizuvox Panduan wisata, kuliner & gaya hidup Jakarta
Kuliner

Laksa Betawi: Semangkuk Kuah Santan yang Mulai Langka

August 22, 2026by 2 min read

Di antara kuliner Betawi, laksa adalah salah satu yang paling terancam hilang — dan justru itu membuatnya berharga. Semangkuk kuah santan kuning berbumbu dengan bihun dan ketupat ini kini makin sulit ditemui, jadi kalau kamu menemukannya, nikmati baik-baik.

Bukan laksa sembarang laksa

Laksa Betawi berbeda dari laksa daerah lain. Kuahnya berbahan santan dengan kunyit dan ebi (udang kering), menghasilkan warna kuning dan rasa gurih khas — umumnya tidak sepedas laksa Singapura atau Bogor. Isinya bihun, potongan ketupat, telur, perkedel, dan taburan daun kucai yang wangi.

Kenapa makin langka

Jumlah penjual laksa Betawi terus menyusut — sebagian karena proses pembuatannya rumit dan regenerasi penjual yang terbatas. Inilah yang mendorong komunitas budaya melestarikannya, termasuk lewat acara di Setu Babakan.

Berburu yang otentik

Beberapa penjual legendaris masih bertahan di sudut-sudut Jakarta, dan festival kuliner Betawi kerap menghadirkannya. Bagi penikmat kuah santan seperti soto Betawi, laksa Betawi wajib masuk daftar buruan.

Tips

  • Santap selagi panas untuk menikmati kekayaan santannya.
  • Tambahkan sambal dan jeruk nipis sesuai selera.
  • Hargai penjual legendaris dengan datang langsung.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa beda laksa Betawi dengan laksa lain?

Kuahnya bersantan dengan kunyit dan ebi, berwarna kuning dan gurih, umumnya tidak sepedas laksa daerah lain.

Apa isi laksa Betawi?

Bihun, potongan ketupat, telur, perkedel, dan taburan daun kucai dengan kuah santan berbumbu.

Kenapa laksa Betawi langka?

Proses pembuatannya rumit dan jumlah penjualnya terus menyusut.

Di mana menemukannya?

Di beberapa penjual legendaris yang bertahan dan pada festival kuliner budaya Betawi.

Tim Redaksi Mizuvox

Tim Redaksi Mizuvox adalah sekelompok penulis dan penjelajah kota yang tinggal serta beraktivitas di Jakarta. Kami menulis panduan wisata, kuliner, transportasi, dan gaya hidup berdasarkan pengalaman langsung menyusuri sudut-sudut ibu kota — dari warung kaki lima dan pasar tradisional hingga MRT, KRL, dan TransJakarta yang kami gunakan sehari-hari. Setiap artikel kami tulis untuk membantu pembaca menikmati Jakarta secara praktis, dengan informasi yang kami periksa dan perbarui secara berkala. Punya masukan atau koreksi? Hubungi kami di kontak@mizuvox.com.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *