Pasar Baru: Kawasan Belanja Bersejarah yang Masih Berdenyut

Jauh sebelum mal-mal mewah bermunculan, warga Jakarta berbelanja di Pasar Baru. Kawasan pertokoan bersejarah ini sudah berdenyut sejak abad ke-19 — dan menariknya, hingga kini masih ramai. Ini panduan berburu di salah satu pusat belanja tertua ibu kota.
Apa yang diburu di sini
- Tekstil dan kain — salah satu yang paling terkenal, dengan pilihan melimpah.
- Sepatu — banyak toko sepatu legendaris yang buatannya awet.
- Kamera dan optik — kawasan ini lama dikenal untuk perlengkapan fotografi.
- Alat tulis dan tekstil impor — harga kerap bisa ditawar.
Belanja sambil menyusuri sejarah
Yang membedakan Pasar Baru dari mal adalah suasananya. Gerbang ikonik dan bangunan-bangunan tua mencerminkan perpaduan budaya — jejak pedagang India dan Tionghoa masih terasa lewat toko-toko dan rumah makan lawas. Berbelanja di sini terasa seperti menjelajah kawasan cagar budaya yang hidup.
Menyatu dengan wisata sekitar
Lokasinya dekat dengan Pasar Baru cocok digabung dengan wisata pusat kota. Bagi yang gemar berburu barang, ini alternatif berkarakter dari pasar modern. Datang saat siang ketika toko-toko sudah buka penuh.
Tips
- Jangan ragu menawar, terutama untuk tekstil.
- Bawa uang tunai untuk transaksi di toko kecil.
- Sisihkan waktu mencicipi rumah makan lawas di sekitarnya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa yang terkenal dari Pasar Baru?
Tekstil, sepatu, kamera, dan perlengkapan optik, di kawasan pertokoan bersejarah.
Apakah harganya bisa ditawar?
Bisa, terutama untuk tekstil dan barang di toko-toko kecil.
Sejak kapan Pasar Baru ada?
Kawasan ini telah menjadi pusat belanja sejak abad ke-19.
Apa yang membuatnya berbeda dari mal?
Suasana bersejarahnya, dengan bangunan tua dan jejak budaya India serta Tionghoa.